Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis optimalisasi peran kepala sekolah dalam resolusi konflik dan penguatan kinerja guru di Sekolah Dasar Tahfidz Ma’had Elhijaz Jakarta Timur. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam dengan kepala sekolah dan guru, serta dokumentasi kebijakan sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konflik antar guru muncul akibat kecemburuan sosial, persaingan profesional, perbedaan pendapat, sikap merasa paling benar, dan faktor senioritas. Kepala sekolah berperan strategis dalam resolusi konflik melalui pendekatan netral dan objektif, dialog partisipatif, transparansi kebijakan, serta pendekatan spiritual yang menekankan visi dakwah dan pengabdian. Strategi tersebut efektif dalam mereduksi ketegangan, memulihkan komunikasi, dan memperkuat kolaborasi tim. Pasca resolusi konflik, kinerja guru menunjukkan perbaikan melalui pembagian tugas yang jelas, evaluasi berkala, dan penguatan motivasi kerja. Penelitian ini menegaskan bahwa kepemimpinan kepala sekolah yang adaptif, partisipatif, dan berbasis nilai berkontribusi signifikan terhadap stabilitas organisasi dan peningkatan mutu pendidikan.
Copyrights © 2026