cover
Contact Name
Suhadi
Contact Email
jleadersia@gmail.com
Phone
+6281324616616
Journal Mail Official
jleadersia@gmail.com
Editorial Address
Perum GIS No. 16 Desa Sampih Kec. Wonopringgo Kab. Pekalongan Jawa Tengah
Location
Kab. pekalongan,
Jawa tengah
INDONESIA
Leadersia: Journal of Educational Management
ISSN : 31249914     EISSN : 31249906     DOI : -
Core Subject :
Leadersia: Journal of Educational Management adalah jurnal ilmiah yang mempublikasikan hasil penelitian dan kajian akademik di bidang manajemen dan kepemimpinan pendidikan. Jurnal ini berfokus pada pengembangan teori, praktik, dan inovasi dalam pengelolaan lembaga pendidikan di berbagai jenjang dan konteks. Leadersia menjadi wadah ilmiah bagi akademisi, peneliti, pengelola pendidikan, dan praktisi untuk mendiseminasikan temuan riset, gagasan, dan pemikiran kritis yang berkontribusi terhadap peningkatan efektivitas manajemen, kepemimpinan, dan mutu pendidikan. Seluruh artikel yang diterbitkan melalui proses penelaahan sejawat (peer review) yang ketat dan mengacu pada standar etika publikasi ilmiah guna menjamin kualitas, objektivitas, dan integritas akademik.
Arjuna Subject : -
Articles 7 Documents
Implementasi Teknologi Informasi dalam Manajemen Pendidikan Islam: Tantangan dan Peluang Mela Rosita
Leadersia: Journal of Educational Management Vol. 1 No. 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Darul Faizin Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi teknologi informasi dalam manajemen pendidikan Islam dengan menyoroti tantangan dan peluang yang dihadapi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif berbasis studi kepustakaan dengan menganalisis berbagai sumber ilmiah yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa tantangan utama meliputi keterbatasan infrastruktur, kesenjangan literasi digital, kendala biaya, serta kebutuhan integrasi nilai-nilai Islam dalam penggunaan teknologi. Di sisi lain, teknologi informasi menghadirkan peluang strategis dalam meningkatkan efisiensi administrasi, akurasi pengelolaan data, transparansi kelembagaan, serta perluasan akses pendidikan melalui pembelajaran jarak jauh. Selain itu, teknologi mendukung inovasi kurikulum dan memperkuat partisipasi orang tua dalam proses pendidikan. Keberhasilan transformasi digital dalam manajemen pendidikan Islam sangat bergantung pada kesiapan sumber daya manusia, kepemimpinan yang visioner, kebijakan yang adaptif, serta komitmen terhadap prinsip-prinsip Islam. Dengan pendekatan yang holistik dan berkelanjutan, teknologi informasi dapat menjadi instrumen strategis dalam meningkatkan mutu dan daya saing pendidikan Islam di era digital.
Analisis Evaluatif Program Ekstrakurikuler dalam Mengembangkan Minat dan Bakat Siswa Nizar Lawani; Muslihin
Leadersia: Journal of Educational Management Vol. 1 No. 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Darul Faizin Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara evaluatif program ekstrakurikuler dalam mengembangkan minat dan bakat siswa kelas XI di SMA IT Al Ishlah Gorontalo. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian evaluatif dan model CIPP (Context, Input, Process, Product) sebagai kerangka analisis. Data diperoleh melalui observasi, wawancara dengan wakil kepala sekolah bidang kesiswaan, pembina ekstrakurikuler, serta siswa, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada aspek konteks, program ekstrakurikuler telah dirancang sesuai visi sekolah dan kebutuhan perkembangan siswa. Pada aspek input, sekolah memiliki struktur pengelolaan yang jelas, pembina yang kompeten, serta sarana yang cukup memadai. Pada aspek proses, kegiatan berjalan terstruktur dengan partisipasi aktif siswa. Pada aspek produk, program ekstrakurikuler berdampak positif terhadap peningkatan minat, bakat, prestasi, kepercayaan diri, serta keterampilan kepemimpinan siswa. Meskipun terdapat kendala seperti keterbatasan waktu dan optimalisasi fasilitas, secara keseluruhan program dinilai efektif dan relevan dalam mendukung pengembangan potensi non-akademik siswa. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam penguatan manajemen program ekstrakurikuler berbasis evaluasi sistematis pada pendidikan menengah.
Peran Pengelolaan Sarana dan Prasarana dalam Meningkatkan Mutu Pembelajaran Norma Aulia Hidayati
Leadersia: Journal of Educational Management Vol. 1 No. 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Darul Faizin Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran pengelolaan sarana dan prasarana dalam meningkatkan mutu pembelajaran di SMAN 1 Randudongkal. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi fisik sarana dan prasarana sekolah, seperti ruang kelas, laboratorium, perpustakaan, serta fasilitas pendukung lainnya, berada dalam kategori baik dan mendukung proses pembelajaran. Akses internet yang tersedia di berbagai titik sekolah juga memperkuat integrasi teknologi dalam pembelajaran. Dari sisi manajemen, pengelolaan fasilitas dilakukan melalui tahapan perencanaan, pengorganisasian, pemanfaatan, dan pemeliharaan secara sistematis. Keberadaan fasilitas yang memadai berdampak positif terhadap kenyamanan belajar, motivasi siswa, serta variasi metode pembelajaran yang diterapkan guru. Namun demikian, masih terdapat tantangan berupa keterbatasan anggaran untuk pembaruan fasilitas dan perlunya penguatan evaluasi pemanfaatan sarana. Penelitian ini menegaskan bahwa pengelolaan sarana dan prasarana yang efektif merupakan faktor strategis dalam peningkatan mutu pembelajaran secara berkelanjutan.
Model Manajemen Pembelajaran Berbasis Tarbiyah Anak Shalih (TRANS) pada Pendidikan Dasar Islam Qamariyah Salumpu
Leadersia: Journal of Educational Management Vol. 1 No. 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Darul Faizin Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis model manajemen pembelajaran berbasis Tarbiyah Anak Shalih (TRANS) pada pendidikan dasar Islam di SD Islam Terpadu Qurrota A’yun Tinggede. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembinaan karakter melalui mata pelajaran TRANS dilaksanakan secara sistematis melalui fungsi manajemen yang meliputi perencanaan berbasis visi sekolah, pengorganisasian kolaboratif antara sekolah dan orang tua, pelaksanaan pembelajaran dengan pendekatan informatif, partisipatif, dan eksperiensial, pengawasan edukatif, serta evaluasi autentik berkelanjutan. Model ini mengintegrasikan prinsip manajemen pendidikan dengan karakteristik tarbiyah Islamiyah yang bertahap, komprehensif, dan berkesinambungan. Meskipun menghadapi keterbatasan waktu dan variasi dukungan keluarga, implementasi TRANS terbukti efektif dalam membentuk karakter religius peserta didik. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan model manajemen pembelajaran berbasis nilai dalam konteks pendidikan dasar Islam.
Optimalisasi Peran Kepala Sekolah dalam Resolusi Konflik dan Penguatan Kinerja Guru Suliah; Amirul Bakhri
Leadersia: Journal of Educational Management Vol. 1 No. 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Darul Faizin Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis optimalisasi peran kepala sekolah dalam resolusi konflik dan penguatan kinerja guru di Sekolah Dasar Tahfidz Ma’had Elhijaz Jakarta Timur. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam dengan kepala sekolah dan guru, serta dokumentasi kebijakan sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konflik antar guru muncul akibat kecemburuan sosial, persaingan profesional, perbedaan pendapat, sikap merasa paling benar, dan faktor senioritas. Kepala sekolah berperan strategis dalam resolusi konflik melalui pendekatan netral dan objektif, dialog partisipatif, transparansi kebijakan, serta pendekatan spiritual yang menekankan visi dakwah dan pengabdian. Strategi tersebut efektif dalam mereduksi ketegangan, memulihkan komunikasi, dan memperkuat kolaborasi tim. Pasca resolusi konflik, kinerja guru menunjukkan perbaikan melalui pembagian tugas yang jelas, evaluasi berkala, dan penguatan motivasi kerja. Penelitian ini menegaskan bahwa kepemimpinan kepala sekolah yang adaptif, partisipatif, dan berbasis nilai berkontribusi signifikan terhadap stabilitas organisasi dan peningkatan mutu pendidikan.
Islamic Digital Citizenship: Kerangka Konseptual Pendidikan Agama Islam di Sekolah Dasar Muhammad Qusairi
Leadersia: Journal of Educational Management Vol. 1 No. 2 (2026): Juni 2026
Publisher : Darul Faizin Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Transformasi digital telah mengubah ruang belajar dan ruang sosialisasi anak sekolah dasar. Pendidikan Agama Islam (PAI) perlu diarahkan untuk membentuk kemampuan anak dalam berperilaku etis, aman, kritis, dan bertanggung jawab di ruang digital—tidak lagi cukup sebatas pengajaran pengetahuan keagamaan di kelas. Artikel ini bertujuan merumuskan Islamic Digital Citizenship sebagai kerangka konseptual baru bagi pengembangan PAI di sekolah dasar. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain kajian konseptual berbasis telaah literatur integratif terhadap lebih dari dua puluh sumber yang dipilih secara purposif dari lima rumpun kajian: kewargaan digital, literasi media, hak anak dalam lingkungan digital, etika kecerdasan buatan, dan pendidikan Islam. Analisis dilakukan melalui pemetaan konsep, sintesis tematik, dan rekonstruksi normatif berdasarkan nilai adab, akhlak, amanah, tabayyun, dan maqashid syariah. Hasil kajian menunjukkan bahwa Islamic Digital Citizenship dapat dibangun melalui tiga pilar utama, yaitu adab digital, literasi media kritis, dan perlindungan anak berbasis nilai Islam. Ketiga pilar tersebut diturunkan ke dalam enam dimensi operasional: identitas digital beradab, komunikasi digital bermoral, literasi informasi dan tabayyun, keamanan dan perlindungan data, pengendalian diri dalam konsumsi digital, serta partisipasi digital yang maslahat. Kebaruan artikel ini terletak pada rekonstruksi digital citizenship dari perspektif normatif Islam sebagai jembatan antara literasi digital kontemporer dan tradisi adab dalam pendidikan Islam. Kerangka ini memberi kontribusi teoretis bagi pengembangan PAI kontemporer sekaligus menawarkan arah praktis bagi guru, sekolah, orang tua, dan pembuat kebijakan dalam merancang pembelajaran PAI yang responsif terhadap tantangan kecerdasan buatan dan ekosistem digital anak.
Strategi Branding Institusi Pendidikan dalam Membangun Kepercayaan dan Loyalitas Peserta Didik di Era Persaingan Global Aisa Haki Mayasa; Dinda Rahmanida; Nabilatuzzahra; Farchatul Maru’ah
Leadersia: Journal of Educational Management Vol. 1 No. 2 (2026): Juni 2026
Publisher : Darul Faizin Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas tentang persaingan global yang semakin ketat yang menuntut institusi pendidikan untuk fokus tidak hanya pada peningkatan kualitas penawaran pendidikan mereka tetapi juga pada membangun citra dan identitas yang kuat melalui strategi branding yang efektif. Branding dalam pendidikan memainkan peran penting dalam membentuk persepsi publik tentang kualitas, reputasi, dan nilai-nilai sebuah institusi. Branding yang sukses tidak hanya meningkatkan daya saing institusi tetapi juga berkontribusi untuk memperkuat kepercayaan dan loyalitas peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep branding dalam pendidikan, hubungan antara kepercayaan dan loyalitas peserta didik, dan penerapan strategi branding oleh lembaga pendidikan untuk menumbuhkan kepercayaan dan loyalitas peserta didik di era persaingan global. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan bergantung pada penelitian perpustakaan (library research). Data dikumpulkan dari berbagai sumber akademis, seperti buku, jurnal, artikel, dan dokumen yang relevan dengan topik penelitian, dan kemudian dianalisis menggunakan metode deskriptif. Penelitian menunjukkan bahwa branding yang dibangun di atas identitas institusional, nilai-nilai organisasi, reputasi, prestasi akademik, branding digital, dan word-of-mouth (WOM) dapat memperkuat kepercayaan publik pada institusi pendidikan. Kepercayaan ini, pada gilirannya, menumbuhkan loyalitas siswa, yang tercermin dalam partisipasi aktif, keterlibatan dengan institusi, dan kesediaan untuk merekomendasikannya. Penelitian ini menegaskan bahwa branding adalah strategi jangka panjang yang berfungsi tidak hanya sebagai alat pemasaran tetapi juga sebagai sarana untuk membangun hubungan yang berkelanjutan antara lembaga pendidikan dan siswa dengan memperkuat kepercayaan dan loyalitas.

Page 1 of 1 | Total Record : 7