Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis fenomena bullying serta mengkaji efektivitas pendekatan konseling berbasis pendidikan karakter dalam upaya pencegahan bullying di SDN 33 Banyuasin III. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus melalui teknik observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bullying masih terjadi dalam bentuk verbal, sosial, dan fisik ringan, dengan dominasi ejekan serta pengucilan antarsiswa. Faktor penyebabnya meliputi latar belakang keluarga, karakter individu, tekanan teman sebaya, lingkungan sekolah, dan pengaruh media sosial. Dampak bullying terlihat pada penurunan kepercayaan diri, kecemasan, gangguan konsentrasi, serta penurunan prestasi akademik korban. Implementasi pendidikan karakter di sekolah telah dilakukan melalui pembiasaan nilai religius, toleransi, dan tanggung jawab, namun belum sepenuhnya menyentuh aspek emosional peserta didik. Oleh karena itu, integrasi layanan konseling berbasis pendidikan karakter menjadi strategi penting untuk memperkuat internalisasi nilai empati, regulasi emosi, dan keterampilan sosial. Pendekatan ini berpotensi menciptakan lingkungan sekolah yang aman, inklusif, dan mendukung perkembangan karakter secara holistik.
Copyrights © 2026