cover
Contact Name
Purnama Rozak
Contact Email
jurnaljiwara@gmail.com
Phone
+6281324616616
Journal Mail Official
jurnaljiwara@gmail.com
Editorial Address
Perum GIS No. 16 Desa Sampih Kec. Wonopringgo Kab. Pekalongan Jawa Tengah
Location
Kab. pekalongan,
Jawa tengah
INDONESIA
Jiwara: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling
ISSN : 31249930     EISSN : 31249892     DOI : -
Core Subject :
Jiwara: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling adalah jurnal ilmiah yang mempublikasikan hasil penelitian dan kajian akademik di bidang psikologi, bimbingan dan konseling. Jurnal ini berfokus pada pengembangan teori, praktik, dan intervensi psikologis dalam konteks pendidikan, keluarga, dan masyarakat. Jiwara menjadi wadah ilmiah bagi akademisi, peneliti, konselor, psikolog, dan praktisi untuk mendiseminasikan temuan riset, gagasan, dan pemikiran kritis yang berkontribusi terhadap peningkatan kesehatan mental, kesejahteraan psikologis, dan layanan bimbingan konseling. Seluruh artikel yang diterbitkan melalui proses penelaahan sejawat (peer review) yang ketat dan mengacu pada standar etika publikasi ilmiah guna menjamin kualitas, objektivitas, dan integritas akademik.
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Regulasi Emosi pada Anak Usia Dini: Tinjauan Teoretis dalam Perspektif Psikologi Perkembangan A. Yuniar Rahmayunita
Jiwara: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 1 No. 1 (2026): Februari 2026
Publisher : Darul Faizin Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji regulasi emosi pada anak usia dini dalam perspektif psikologi perkembangan melalui pendekatan tinjauan teoretis. Regulasi emosi dipahami sebagai kemampuan anak untuk mengenali, memahami, dan mengelola respons emosional secara adaptif sesuai dengan tuntutan situasi sosial. Kajian ini mengintegrasikan berbagai kerangka teoretis, termasuk teori psikososial, kognitif, sosiokultural, dan neuropsikologis, guna menjelaskan proses perkembangan regulasi emosi dari masa bayi hingga usia prasekolah. Hasil sintesis menunjukkan bahwa regulasi emosi berkembang secara bertahap dari ketergantungan pada regulasi eksternal menuju regulasi diri yang lebih mandiri, seiring dengan kematangan fungsi eksekutif dan perkembangan bahasa. Faktor-faktor yang memengaruhi regulasi emosi meliputi temperamen, kualitas kelekatan, pola asuh, lingkungan pendidikan, serta konteks sosial-budaya. Implikasi teoretis dan praktis menegaskan pentingnya integrasi pembelajaran sosial-emosional dalam pendidikan anak usia dini serta kolaborasi antara keluarga dan sekolah. Regulasi emosi dipandang sebagai fondasi penting bagi kesiapan sekolah, hubungan sosial yang sehat, dan kesehatan mental jangka panjang.
Pendekatan Konseling Berbasis Pendidikan Karakter dalam Pencegahan Bullying Vivin Novita Merda Sari
Jiwara: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 1 No. 1 (2026): Februari 2026
Publisher : Darul Faizin Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis fenomena bullying serta mengkaji efektivitas pendekatan konseling berbasis pendidikan karakter dalam upaya pencegahan bullying di SDN 33 Banyuasin III. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus melalui teknik observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bullying masih terjadi dalam bentuk verbal, sosial, dan fisik ringan, dengan dominasi ejekan serta pengucilan antarsiswa. Faktor penyebabnya meliputi latar belakang keluarga, karakter individu, tekanan teman sebaya, lingkungan sekolah, dan pengaruh media sosial. Dampak bullying terlihat pada penurunan kepercayaan diri, kecemasan, gangguan konsentrasi, serta penurunan prestasi akademik korban. Implementasi pendidikan karakter di sekolah telah dilakukan melalui pembiasaan nilai religius, toleransi, dan tanggung jawab, namun belum sepenuhnya menyentuh aspek emosional peserta didik. Oleh karena itu, integrasi layanan konseling berbasis pendidikan karakter menjadi strategi penting untuk memperkuat internalisasi nilai empati, regulasi emosi, dan keterampilan sosial. Pendekatan ini berpotensi menciptakan lingkungan sekolah yang aman, inklusif, dan mendukung perkembangan karakter secara holistik.
Analisis Psikologis Pengaruh Transformasi Digital terhadap Perkembangan Sosial dan Kognitif Anak Usia Dini Imam Faizin
Jiwara: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 1 No. 1 (2026): Februari 2026
Publisher : Darul Faizin Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara psikologis pengaruh transformasi digital terhadap perkembangan sosial dan kognitif anak usia dini di RA Nurul Ilmi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain fenomenologis. Subjek penelitian terdiri atas anak usia 4–6 tahun, orang tua, dan guru. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transformasi digital memberikan dampak multidimensional. Pada aspek sosial, paparan digital yang tinggi berkaitan dengan kecenderungan aktivitas individual dan tantangan dalam keterampilan berbagi serta kerja sama. Pada aspek regulasi emosi, penggunaan perangkat digital sebagai alat distraksi berpotensi memengaruhi kemampuan pengelolaan emosi secara mandiri. Sementara itu, dalam aspek kognitif, teknologi digital berkontribusi pada peningkatan kosakata dan pengenalan konsep akademik dasar, namun berpotensi memengaruhi perhatian berkelanjutan apabila digunakan secara berlebihan. Temuan ini menegaskan bahwa dampak transformasi digital bersifat kontekstual dan sangat dipengaruhi oleh intensitas penggunaan serta pola pendampingan orang tua.
Sleep Pattern dan Hubungannya dengan Konsentrasi serta Academic Performance Maghfira Izani Awalia; Anas
Jiwara: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 1 No. 1 (2026): Februari 2026
Publisher : Darul Faizin Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara pola tidur dengan konsentrasi dan academic performance siswa pada jenjang SD, SMP, dan SMA di Kabupaten Pemalang. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif korelasional dengan sampel sebanyak 20 siswa yang dipilih secara purposive. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan tahapan statistik berbasis SPSS, meliputi analisis deskriptif, uji normalitas, korelasi Pearson, dan regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata durasi tidur siswa adalah 6,90 jam per malam, di bawah rekomendasi ideal. Terdapat hubungan negatif yang signifikan antara durasi tidur dan kesulitan konsentrasi (r = -0,521; p < 0,05), serta hubungan negatif yang lebih kuat antara durasi tidur dan rasa kantuk di siang hari (r = -0,648; p < 0,01). Rasa kantuk juga berhubungan positif dengan kesulitan konsentrasi (r = 0,573; p < 0,05). Temuan ini menunjukkan bahwa kurang tidur berkontribusi terhadap meningkatnya kantuk dan gangguan fokus belajar, meskipun prestasi akademik dipengaruhi oleh faktor multifaktorial lainnya. Penelitian ini menegaskan pentingnya disiplin tidur dalam mendukung kesiapan kognitif siswa.
Faktor Protektif dalam Pencegahan Masalah Perilaku Anak Usia Dini Yuyun Ahmad Katili
Jiwara: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 1 No. 1 (2026): Februari 2026
Publisher : Darul Faizin Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah perilaku pada anak usia dini merupakan isu perkembangan yang dapat berdampak jangka panjang apabila tidak ditangani secara preventif. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara sistematis faktor-faktor protektif yang berperan dalam pencegahan masalah perilaku anak usia dini melalui pendekatan library research. Sumber data diperoleh dari artikel ilmiah bereputasi dalam sepuluh tahun terakhir yang membahas faktor protektif pada level individu, keluarga, lingkungan pendidikan, serta sistem sosial dan kebijakan. Hasil sintesis literatur menunjukkan bahwa regulasi diri, fungsi eksekutif, dan kompetensi sosial merupakan faktor protektif intrapersonal yang signifikan. Pada level keluarga, kelekatan aman, pola asuh otoritatif, komunikasi terbuka, dan dukungan emosional berperan sebagai pelindung utama. Lingkungan pendidikan yang suportif, relasi guru–anak yang positif, serta implementasi pembelajaran sosial-emosional turut memperkuat pencegahan perilaku bermasalah. Selain itu, dukungan komunitas dan kebijakan kesejahteraan keluarga menjadi protektor makrosistem yang mendukung sistem perlindungan berlapis. Pendekatan preventif berbasis penguatan faktor protektif secara multidimensional menjadi strategi efektif dalam membangun resiliensi dan perkembangan perilaku adaptif anak usia dini.

Page 1 of 1 | Total Record : 5


Filter by Year

2026 2026