Penelitian ini bertujuan menganalisis dampak pandemi COVID-19 terhadap aktivitas Calista Art, mengidentifikasi strategi yang digunakan untuk mempertahankan keberlangsungan komunitas, serta menjelaskan bentuk ketahanan masyarakat kota yang tercermin dalam aktivitas komunitas tersebut. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dokumentasi, studi pustaka, dan penelusuran media sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pandemi COVID-19 menyebabkan penurunan penjualan karya seni, terbatasnya penyelenggaraan pameran, serta meningkatnya biaya produksi akibat kenaikan harga bahan baku. Untuk menghadapi kondisi tersebut, Calista Art mempertahankan kepercayaan kolektor dan memanfaatkan jaringan sosial yang telah dibangun sebelumnya. Berdasarkan analisis teori ketahanan masyarakat kota, Calista Art menunjukkan kemampuan bertahan, beradaptasi, dan bangkit kembali dalam menghadapi krisis. Temuan penelitian menunjukkan bahwa komunitas masyarakat memiliki peran penting dalam membangun ketahanan ekonomi dan sosial di wilayah perkotaan melalui kerja sama, partisipasi, dan modal sosial.
Copyrights © 2026