Jurnal Keperawatan Abdurrab
Vol. 8 No. 2 (2025): Volume 8 Nomor 2 Januari 2025

FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KUALITAS HIDUP PASIEN PENYAKIT KRONIS DI PEKANBARU

ratih ayuningtiyas (Universitas Abdurrab)
Faisal Faisal (Universitas Abdurrab)
Dewi Sartika Siagian (Universitas Abdurrab)



Article Info

Publish Date
23 Dec 2024

Abstract

Abstract A chronic disease is a long-lasting condition requiring continuous medical care and restricting daily functioning. Two chronic diseases that are experiencing a growing prevalence are hypertension and type 2 diabetes mellitus. As the prevalence of chronic diseases increases, addressing the corresponding increase in quality of life is imperative. Various aspects, including knowledge, self-efficacy, family support, and medication adherence, influence the quality of life. The objective of this study was to establish the correlation between knowledge, self-efficacy, family support, and medication adherence with the quality of life of individuals with chronic diseases in Pekanbaru. This study utilizes an observational analytical strategy incorporating a cross-sectional approach and a correlational analytical methodology. The study was carried out in 15 sub-districts of Pekanbaru utilizing the Accidental Sampling method. The findings of the Spearman Rank test on 247 patients revealed a significant association between self-efficacy, family support, and adherence to medicine with the quality of life of chronic disease patients in Pekanbaru. The p-values for these relationships were 0.000, 0.010, and 0.000, respectively. However, there is no significant correlation between knowledge and the quality of life of chronic patients, as indicated by a p-value of 0.599. This study's findings suggest a significant relationship between self-efficacy, family support, and medication adherence and the quality of life of those with chronic conditions. Keywords: family support, knowledge, medication adherence, quality of life of chronic disease patients, self-efficacy Abstrak Penyakit kronis adalah kondisi jangka panjang yang membutuhkan perawatan medis yang berkelanjutan dan membatasi fungsi sehari-hari. Dua penyakit kronis yang mengalami prevalensi yang meningkat adalah hipertensi dan diabetes melitus tipe 2. Oleh karena prevalensi penyakit kronis meningkat, sangat penting untuk juga menangani peningkatan kualitas hidup yang sesuai. Kualitas hidup dipengaruhi oleh berbagai aspek, termasuk pengetahuan, efisiensi diri, dukungan keluarga, dan kepatuhan obat. Tujuan dari studi ini adalah untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan, self-efficacy, dukungan keluarga, dan kepatuhan minum obat dengan kualitas hidup pasien dengan penyakit kronis di Pekanbaru. Penelitian ini menggunakan desain analitis observasional dengan pendekatan cross-sectional dan desain analitik korelasi. Penelitian dilakukan di 15 kecamatan di Pekanbaru dengan menggunakan metode sampel acak. Hasil dari dari tes Spearman Rank pada 247 pasien diketahui terdapat hubungan yang signifikan antara self-efficacy, dukungan keluarga, dan kepatuhan minum obat dengan kualitas hidup pasien penyakit kronis di Kota Pekanbaru dengan p-value 0.000, 0.010 dan 0.000. Namun, tidak ada korelasi yang signifikan antara pengetahuan dengan kualitas hidup pasien kronis, dengan p value 0,599. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara efisiensi diri, dukungan keluarga, dan kepatuhan obat dan kualitas hidup pasien dengan penyakit kronis. Kata Kunci: dukungan keluarga, kepatuhan minum obat, kualitas hidup pasien kronis, pengetahuan, self-efficacy

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

keperawatan

Publisher

Subject

Health Professions Nursing Public Health

Description

JKA adalah Jurnal Keperawatan Abdurrab yang lahir November 2016, jurnal ini merupakan wadah penelitian bagi dosen dan perawat, mengenai perkembangan keilmuan keperawatan. Jurnal ini telah memiliki OJS (E-ISSN: 2579-8723) dan sangat membantu bagi rekan-rekan yang membutuhkannya. JKA terbit pada bulan ...