Banjir adalah suatu keadaan dimana jumlah air yang berlebihan melebihi kapasitas suatu saluran air atau suatu wilayah tertentu, sehingga mengakibatkan air merendam daratan yang biasanya tidak tergenang. Jalan Manukan Lor II yang terletak di Surabaya merupakan kawasan yang kerap terendam air saat curah hujan tinggi. Permasalahan ini terus menerus muncul hampir setiap tahun, dan hingga saat ini belum ada solusi yang optimal. Hal ini dapat menimbulkan kesulitan dan ancaman terhadap keselamatan dan kesehatan masyarakat. Untuk mengatasi permasalahan tersebut diperlukan analisa terhadap saluran drainase. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui debit air yang dapat mengalir melalui saluran drainase eksisting dan merencanakan dimensi penampang saluran drainase yang sesuai guna mencegah terjadinya banjir. Metode yang digunakan adalah kuantitatif yang meliputi analisis awal penelitian, studi literatur, analisis data, rekapitulasi data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini debit air pada saluran drainase eksisting mencapai 2,61 m³/detik, lebih kecil dibandingkan debit saluran rencana yang mencapai 3,58 m³/detik. Kondisi ini dinilai tidak aman sehingga memerlukan perencanaan ulang saluran drainase untuk meningkatkan kapasitas dan keamanan saluran drainase. Dimensi saluran yang diperoleh antara lain tinggi saluran (h) sebesar 0,5 m, lebar saluran (B) sebesar 1 m, tinggi pengaman (w) sebesar 0,5 m, dan debit (Q) sebesar 3,58 m³/detik. Data ini dapat menjadi acuan penting untuk perbaikan dan pengembangan sistem drainase di Jalan Manukan Lor II.
Copyrights © 2024