Digitalisasi dalam tata kelola koperasi menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan efisiensi dan transparansi administrasi di lingkungan pemerintahan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh dukungan organisasi terhadap penggunaan aplikasi SIPON KKPKK berbasis web di Kota Semarang dengan menggunakan pendekatan Technology Acceptance Model (TAM). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan apakah variabel dukungan organisasi, perceived usefulness, perceived ease of use, attitude toward using, behavioral intention to use, dan actual system use berdampak pada kemudahan penggunaan SIPON KKPKK. Kebaruan dalam penelitian ini terletak pada penambahan variabel eksternal berupa dukungan organisasi yang dianalisis pengaruhnya terhadap dua konstruk utama dalam TAM, yaitu perceived usefullness dan perceived ease of use, yang selanjutnya memengaruhi attitude toward using, behavioral intention, dan actual system use. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode analisis Structural Equation Modeling-Partial Least Square (SEM-PLS) melalui perangkat lunak SmartPLS 4.1. Hasil pengujian menunjukkan bahwa semua konstruk dalam model memiliki nilai path coefficient yang signifikan dan mendukung asumsi dasar TAM. Temuan ini memberikan implikasi penting bagi pengambil kebijakan dalam memperkuat dukungan organisasi guna meningkatkan adopsi sistem informasi berbasis website di sektor koperasi.
Copyrights © 2025