Pondok pesantren salafiyah pada umumnya masih menggunakan metode manual dalam penyampaian informasi. Hal itu berpotensi menimbulkan penyampaian informasi kurang efektif. Penelitian ini bertujuan untuk merancang antarmuka pengguna (User Interface) website Pondok Pesantren Salafiyah Cipedes Al-Asyiqien II menggunakan metode Design Thinking, yang mencakup proses desain yang berfokus pada pengguna. Teknik yang digunakan adalah wawancara mendalam (in-depth interview) dengan 9 narasumber yang terdiri dari 1 ustadz, 4 santri, dan 4 wali santri. Analisis data menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengguna membutuhkan media yang terstruktur berupa informasi yang mudah diakses dan ramah pengguna terutama bagi yang memiliki kondisi keterbatasan teknologi. Hasil perancangan menghasilkan UI yang sederhana, responsif, dan dapat memenuhi kebutuhan pengguna. Metode Design Thinking efektif dalam menemukan kebutuhan dan menghasilkan solusi desain. Hasil dari testing yang sudah dilakukan oleh pengguna, selanjutnya akan diproses menggunakan System Usability Scale (SUS) sebagai metode evaluasi tingkat kegunaan antarmuka yang dirancang. Evaluasi menggunakan System Usability Scale (SUS) menunjukkan skor 75.8 dan 77.0 yang termasuk kedalam kategori usability baik dan dapat diterima.
Copyrights © 2025