Penelitian mengenai pemanfaatan bonggol nanas (Ananas comosus (L.) Merr.) sebagai bahan aktif kosmetik menjadi penting karena bagian ini umumnya terbuang, meskipun diketahui mengandung senyawa bioaktif seperti flavonoid, fenolik, serta enzim bromelain yang berpotensi sebagai antioksidan. Penelitian ini bertujuan untuk memformulasikan dan mengevaluasi sediaan serum ekstrak bonggol nanas pada konsentrasi 1%, 3%, dan 5%, serta menentukan aktivitas antioksidannya menggunakan metode DPPH. Evaluasi mutu fisik meliputi pengujian organoleptik, homogenitas, pH, viskositas, dan stabilitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh formula memenuhi persyaratan mutu fisik sediaan serum, dengan nilai pH berada dalam rentang aman untuk kulit (5,22–5,52) dan viskositas sesuai karakteristik serum (677,96–1.693 cPs). Uji aktivitas antioksidan menunjukkan bahwa Formula 1 memiliki nilai IC₅₀ sebesar 136,66 µg/mL dan Formula 2 sebesar 103,78 µg/mL, yang keduanya tergolong kategori sedang, sedangkan Formula 3 menunjukkan aktivitas antioksidan kuat dengan nilai IC₅₀ sebesar 90,91 µg/mL. Dengan demikian, ekstrak bonggol nanas dapat diformulasikan menjadi sediaan serum yang stabil, dengan Formula 3 sebagai formulasi terbaik dan berpotensi untuk dikembangkan sebagai produk kosmetik berbahan alam..
Copyrights © 2025