Latar Belakang: Hipertensi merupakan salah satu penyakit degeneratif dengan prevalensi tinggi yang membutuhkan terapi jangka panjang. Penggunaan obat antihipertensi pada pasien rawat inap menimbulkan variasi dalam biaya dan efektivitas terapi, sehingga diperlukan analisis efektivitas biaya untuk menentukan pilihan terapi yang lebih rasional.Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran menyeluruh mengenai terapi antihipertensi pada pasien hipertensi, mengevaluasi efektivitas terapi tersebut, dan menganalisis efektivitas biaya dari terapi antihipertensi yang diberikan di RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan retrospektif dengan rancangan cross sectional. Data dikumpulkan dari rekam medik pasien yang menjalani terapi antihipertensi di RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau selama periode Juni-Agustus 2025. Total 82 sampel pasien yang memenuhi kriteria inklusi. Hasil: Hasil analisis efektivitas biaya menunjukkan bahwa Furosemide untuk terapi tunggal memiliki nilai ACER terendah sebesar Rp 12.430 dengan efektivitas 100%, dan Amlodipine + Nifedipine + Ramipril untuk terapi kombinasi memiliki nilai ACER terendah sebesar Rp. 11.936 dengan efektivitas 100%. Kesimpulan: Penelitian ini menyimpulkan bahwa furosemide untuk terapi Tunggal, dan amlodipine + Nifedipine + Ramipril untuk terapi kombinasi yang paling efisien dari segi biaya dan efektivitas untuk pasien hipertensi di RSUD Arifin Achmad.
Copyrights © 2025