Masa remaja merupakan fase penting dalam pembentukan identitas diri, termasuk terkait kesehatan reproduksi. Isu LGBT dapat memengaruhi cara pandang, sikap, dan perilaku remaja dalam menjaga kesehatan reproduksinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan dan sikap remaja tentang LGBT dengan kesehatan reproduksi di Pondok Pesantren Al-Furqon Pekanbaru. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif analitik dengan pendekatan cross-sectional di Pondok Pesantren Al-Furqon Pekanbaru. Populasi penelitian adalah seluruh santri laki-laki kelas XI dan XII, dengan jumlah responden 114 orang yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner terstruktur mengenai pengetahuan, sikap, dan kesehatan reproduksi. Analisis data dilakukan menggunakan uji Chi-Square. Mayoritas responden memiliki pengetahuan yang baik tentang LGBT (75,4%), sikap positif (57%), dan kesehatan reproduksi yang baik (81,6%). Hasil uji statistik menunjukkan terdapat hubungan signifikan antara pengetahuan dengan kesehatan reproduksi (p-value = 0,000) serta sikap dengan kesehatan reproduksi (p-value = 0,003). Semakin baik pengetahuan dan semakin positif sikap remaja terhadap LGBT, maka semakin baik pula kesehatan reproduksi yang mereka miliki. Oleh karena itu, diperlukan edukasi kesehatan reproduksi yang komprehensif dan sesuai dengan nilai keagamaan.
Copyrights © 2026