Penelitian ini dilakukan di sebuah perusahaan produksi Monosodium Glutamate (MSG), tepatnya di bagian ammonia section. Ammonia berperan penting dalam proses fermentasi, namun juga berbahaya karena bersifat toksik, mudah menguap, dan termasuk Bahan Berbahaya dan Beracun (B3). Hasil observasi dan wawancara awal menunjukkan adanya kondisi tidak aman seperti paparan gas, kerusakan instrumen, risiko terpeleset, terjatuh, serta tersengat pipa panas yang dapat membahayakan keselamatan kerja. Penelitian ini fokus pada identifikasi potensi bahaya di tiga aktivitas utama ammonia section: unloading materials, storage, dan distribute to process. Dengan metode FMEA, ditemukan 19 potensi bahaya, di mana risiko tertinggi adalah paparan gas saat patrol di area stock tank ammonia, dengan nilai RPN sebesar 160. Ini menunjukkan bahwa paparan gas di area tersebut adalah bahaya utama yang harus diprioritaskan. Melalui Fault Tree Analysis (FTA), berhasil diidentifikasi 13 akar penyebab dari bahaya paparan gas tersebut. Penelitian ini memberikan rekomendasi pengendalian untuk tiap akar penyebab, mengacu pada prinsip hierarki pengendalian. Temuan ini diharapkan dapat membantu dalam merancang langkah preventif guna menurunkan risiko potensi kecelakaan kerja.
Copyrights © 2025