Keselamatan dan Kesehatan Kerja Rumah Sakit (K3RS) merupakan aspek penting untuk menciptakan lingkungan kerja yang aman bagi seluruh civitas rumah sakit. RS TMC Tasikmalaya secara rutin melaksanakan program penyuluhan K3RS, namun efektivitas program tersebut belum dievaluasi secara ilmiah. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi seberapa efektif program penyuluhan K3RS dalam meningkatkan pemahaman peserta terhadap materi yang disampaikan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan menggunakan pendekatan kuantitatif sederhana. Data diperoleh dari dokumentasi hasil pre-test dan post-tes yang diberikan oleh tim K3RS serta wawancara dengan kepala K3RS. Analisis dilakukan menggunakan perhitungan nilai rata-rata pre-test dan post-test dari enam kegiatan penyuluhan. Hasil menunjukkan peningkatan pemahaman peserta secara signifikan, terutama pada pelatihan berbasis praktik seperti simulasi tanggap darurat dan In House Training (IHT) Ergonomi. Beberapa hambatan juga ditemukan selama pelaksanaan, seperti keterlambatan peserta dan kejenuhan karena materi yang berulang. Meskipun data berasal dari tahun 2022, hasil penelitian ini tetap relevan sebagai dasar evaluasi program K3RS berkelanjutan di masa kini. Optimalisasi metode pelatihan dan pengelolaan penyuluhan masih diperlukan. Kata kunci : Efektivitas, K3RS, pelatihan, penyuluhan, rumah sakit.
Copyrights © 2025