Tangki penyimpanan minyak mentah merupakan salah satu unit proses dengan tingkat risiko tertinggi dalam industri migas, terutama pada fasilitas berusia tua yang mengalami degradasi struktur dan korosi sehingga meningkatkan potensi bahaya kebakaran dan ledakan. Penelitian ini bertujuan untuk menilai tingkat bahaya pada tangki penyimpanan T-07 yang telah beroperasi lebih dari seratus tahun melalui penerapan metode Dow’s Fire and Explosion Index (F&EI). Jenis penelitian yang digunakan adalah analisis kuantitatif risiko dengan pendekatan evaluatif menggunakan parameter Material Factor (MF), General Process Hazard Factor (F1), dan Special Process Hazard Factor (F2), serta penilaian efektivitas mitigasi melalui Loss Control Credit Factor (LCCF). Data yang dianalisis mencakup data desain tangki, kondisi aktual peralatan, serta standar proteksi kebakaran mengacu pada API dan NFPA, dengan pengolahan dilakukan menggunakan lembar kerja F&EI dan interpretasi risiko berbasis indeks. Temuan penelitian memperlihatkan bahwa nilai F&EI untuk tangki T-07 adalah 131,18, yang menempatkan unit ini dalam kategori Heavy Hazard, sedangkan nilai LCCF sebesar 0,59 menunjukkan bahwa mitigasi yang tersedia belum berjalan secara optimal dalam menekan risiko. Analisis lanjutan juga mengindikasikan bahwa potensi kerugian material maupun gangguan operasional sangat besar apabila terjadi insiden kebakaran atau ledakan. Secara keseluruhan, penelitian ini menyimpulkan bahwa tangki T-07 memiliki tingkat bahaya yang tinggi sehingga diperlukan peningkatan sistem proteksi kebakaran, inspeksi teknis yang lebih rutin, serta modernisasi fasilitas guna menurunkan risiko dan memastikan keberlangsungan operasi secara aman.
Copyrights © 2026