Tenaga kerja rumah sakit memiliki tuntutan fisik dan mental yang tinggi sehingga status gizi dan dukungan manajemen menjadi faktor penting dalam menjaga kesehatan dan produktivitas kerja. Malnutrisi dapat berdampak pada kelelahan dan penurunan kinerja, sementara dukungan manajemen berperan dalam menciptakan lingkungan kerja yang mendukung perilaku hidup sehat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran status gizi pekerja dan dukungan manajemen rumah sakit terhadap gizi pekerja di Kota Kendari. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif yang dilaksanakan pada tahun 2025 di sepuluh rumah sakit di Kota Kendari. Sampel sebanyak 299 responden dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Data dikumpulkan melalui pengukuran antropometri berupa berat badan dan tinggi badan untuk menentukan status gizi berdasarkan Indeks Massa Tubuh (IMT) serta kuesioner dukungan manajemen dan edukasi gizi. Analisis data dilakukan secara univariat dan disajikan dalam bentuk distribusi frekuensi dan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar pekerja rumah sakit memiliki status gizi normal (74,9%), sementara 7,4% berstatus berat badan (BB) kurang dan 17,7% berat badan (BB) lebih. Dukungan manajemen rumah sakit terhadap gizi pekerja secara umum berada pada kategori terpenuhi, terutama pada aspek kebijakan, keteladanan pimpinan, serta dorongan terhadap edukasi pola makan sehat. Namun, beberapa aspek edukasi gizi, seperti pelibatan keluarga pekerja dan pelatihan keterampilan menyiapkan makanan sehat, masih belum optimal. Penelitian ini menyimpulkan bahwa status gizi pekerja rumah sakit di Kota Kendari sebagian besar sudah baik dan didukung oleh manajemen rumah sakit, namun diperlukan penguatan program edukasi gizi yang lebih komprehensif untuk meningkatkan kesehatan pekerja secara berkelanjutan.
Copyrights © 2026