Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) pengaruh pelatihan terhadap kinerja pegawai, (2) pengaruh kompensasi terhadap kinerja pegawai, (3) pengaruh pelatihan dan kompensasi secara simultan terhadap kinerja pegawai, (4) apakah motivasi kerja mampu memoderasi hubungan pelatihan terhadap kinerja pegawai, serta (5) apakah motivasi kerja mampu memoderasi hubungan kompensasi terhadap kinerja pegawai. Penelitian ini bersifat kuantitatif dengan pendekatan deskriptif asosiatif. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 41 orang. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan uji validitas, reliabilitas, regresi linear berganda, dan Moderated Regression Analysis (MRA) dengan bantuan program SPSS versi 23. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) pelatihan berpengaruh tetapi tidak signifikan terhadap kinerja pegawai, (2) kompensasi berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja pegawai, (3) pelatihan dan kompensasi secara simultan berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai, (4) motivasi kerja tidak memoderasi hubungan pelatihan terhadap kinerja, namun (5) motivasi kerja mampu memoderasi (memperkuat) hubungan kompensasi terhadap kinerja pegawai. Puskesmas Sukaramai perlu mengevaluasi pelatihan, memperkuat sistem kompensasi, dan meningkatkan motivasi kerja guna mendorong kinerja pegawai, sementara penelitian selanjutnya disarankan memperluas variabel, objek, dan metode analisis.
Copyrights © 2026