Penyuluh agama di KUA Kecamatan Sawangan menghadapi tantangan dalam mempertahankan efektivitas program penyuluhan di tengah perkembangan teknologi informasi serta keberagaman karakteristik masyarakat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mendampingi KUA Kecamatan Sawangan dalam mengidentifikasi, menguatkan, dan mengoptimalkan strategi komunikasi, metode pembinaan, serta inovasi media digital guna memperkuat program penyuluhan agama. Pengabdian dilaksanakan menggunakan pendekatan Asset Based Community Development (ABCD) melalui metode pendampingan yang meliputi observasi partisipatif, diskusi, wawancara, dan keterlibatan langsung pada kegiatan Majelis Taklim Al-Murodiyah, Kajian Senin Pagi (Kasipa), Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS), Bimbingan Perkawinan (Bimwin), serta kolaborasi pengembangan media digital melalui podcast bersama penyuluh agama. Hasil pendampingan menunjukkan bahwa penguatan program penyuluhan didukung oleh penerapan strategi komunikasi berbasis komunitas yang membangun kedekatan emosional dengan jamaah, metode pembinaan yang disesuaikan dengan karakteristik sasaran, serta pemanfaatan media digital seperti TikTok, YouTube, dan podcast untuk memperluas jangkauan penyuluhan. Kegiatan pendampingan juga berkontribusi dalam mendokumentasikan praktik baik (best practice) penyuluhan serta memperkuat kapasitas penyuluh dalam mengembangkan program yang lebih adaptif, partisipatif, dan berkelanjutan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Copyrights © 2026