Pendidikan Al-Qur'an di Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPQ) memegang peran strategis dalam membentuk karakter religius anak sejak usia dini. Namun, TPQ Tanwirul Qulub di Desa Tambakmerak, Kecamatan Kasiman, Kabupaten Bojonegoro, menghadapi kendala berupa rendahnya kompetensi pedagogik pengajar otodidak dan penerapan metode mengajar yang campur aduk (tidak konsisten). Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi metode An-Nahdliyah, menstandardisasi kompetensi pedagogik guru melalui keseragaman ketukan ritme, serta menganalisis dampak strategisnya terhadap mutu lembaga. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, pengabdi bertindak sebagai observer partisipatif dalam program yang dilaksanakan dari 4 Februari hingga 1 Maret 2026. Langkah pengabdian meliputi tahap identifikasi masalah, pelaksanaan Diklat Metode An-Nahdliyah (bekerja sama dengan IAI Al Muhammad Cepu yang diikuti oleh 27 peserta), pendampingan implementasi di kelas, serta monitoring dan evaluasi. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa: (1) penerapan metode An-Nahdliyah yang terstandardisasi berhasil meningkatkan akurasi, makharijul huruf, tajwid (mad), dan kualitas bacaan santri; (2) kompetensi pedagogik ustadz/ustadzah meningkat signifikan yang ditandai dengan keseragaman ritme ketukan dan kemampuan evaluasi objektif; serta (3) mutu pembelajaran menjadi lebih kondusif dan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap lembaga. Program ini berhasil menciptakan ekosistem pembelajaran Al-Qur'an yang terstruktur dan berkelanjutan di TPQ Tanwirul Qulub.
Copyrights © 2026