Perkembangan teknologi informasi menjadikan smartphone sebagai bagian tidak terpisahkan dari kehidupan siswa, termasuk dalam proses belajar. Namun, penggunaan smartphone yang tidak terkontrol berpotensi mengganggu konsentrasi belajar, sementara kebiasaan belajar yang baik diduga dapat memperkuatnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh intensitas penggunaan smartphone dan kebiasaan belajar, baik secara parsial maupun simultan, terhadap konsentrasi belajar siswa kelas X SMK PGRI 4 Kediri. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei korelasional. Data dikumpulkan melalui angket skala Likert lima tingkat yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, kemudian dianalisis dengan teknik regresi linier berganda berbantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa intensitas penggunaan smartphone berpengaruh negatif signifikan terhadap konsentrasi belajar (t = -3,544; Sig. = 0,012), sedangkan kebiasaan belajar berpengaruh positif signifikan terhadap konsentrasi belajar (t = 2,597; Sig. = 0,041). Secara simultan, kedua variabel berpengaruh signifikan terhadap konsentrasi belajar (F = 8,874; Sig. = 0,016) dengan kontribusi sebesar 71,5% (R² = 0,715), sedangkan 28,5% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian ini. Temuan ini menegaskan pentingnya pengelolaan penggunaan smartphone secara bijak serta penguatan kebiasaan belajar untuk mengoptimalkan konsentrasi belajar siswa.
Copyrights © 2026