Transformasi digital pada sistem pembayaran telah mendorong perubahan dalam praktik transaksi dan pengelolaan keuangan UMKM. Namun, sebagian besar penelitian sebelumnya lebih berfokus pada aspek adopsi teknologi atau perilaku konsumen, sementara kajian yang mengintegrasikan transformasi transaksi digital, pencatatan keuangan, dan etika bisnis Islam dalam satu kerangka analisis masih terbatas. Penelitian ini bertujuan menganalisis bagaimana penggunaan QRIS BTN mentransformasi transaksi dan pencatatan keuangan digital UMKM serta merefleksikan implementasi nilai-nilai etika bisnis Islam. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode Interpretative Phenomenological Analysis (IPA). Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap tiga pelaku UMKM pengguna QRIS BTN KCP Genteng Banyuwangi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa QRIS BTN tidak hanya meningkatkan efisiensi transaksi dan mempercepat pelayanan, tetapi juga membentuk sistem pencatatan keuangan digital yang lebih tertib, transparan, dan akuntabel melalui rekam jejak transaksi (digital audit trail). Temuan ini juga menunjukkan bahwa digitalisasi pembayaran memperkuat implementasi nilai amanah, ṣidq (kejujuran), tabligh (transparansi), dan ihsan dalam pengelolaan usaha. Kontribusi ilmiah penelitian ini terletak pada pengembangan kerangka analisis yang mengintegrasikan perspektif transformasi digital, tata kelola keuangan UMKM, dan etika bisnis Islam, sehingga memperluas pemahaman mengenai peran QRIS tidak hanya sebagai instrumen pembayaran digital, tetapi juga sebagai mekanisme penguatan tata kelola keuangan dan implementasi nilai-nilai syariah pada UMKM.
Copyrights © 2026