Patient experience merupakan salah satu indikator penting dalam menilai mutu pelayanan kesehatan karena mencerminkan persepsi pasien terhadap komunikasi, empati, responsivitas, dan keterlibatan tenaga kesehatan selama proses pelayanan. Penguatan pemahaman tenaga kesehatan mengenai konsep ini diperlukan untuk mendukung penerapan pelayanan yang berpusat pada pasien (patient-centered care). Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman tenaga kesehatan mengenai patient experience sebagai upaya mendukung peningkatan kualitas pelayanan pasien di RS PKU Muhammadiyah Sampangan. Kegiatan dilaksanakan dalam bentuk workshop interaktif yang melibatkan 24 tenaga kesehatan dari berbagai profesi. Metode yang digunakan meliputi penyampaian materi, diskusi interaktif, studi kasus, dan simulasi pelayanan. Evaluasi dilakukan menggunakan instrumen pre-test dan post-test yang dianalisis secara deskriptif dan dilanjutkan dengan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan rata-rata skor pemahaman peserta dari 8,50 pada pre-test menjadi 9,50 pada post-test. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan perbedaan yang signifikan antara skor sebelum dan sesudah workshop (p < 0,001). Temuan ini menunjukkan bahwa workshop efektif dalam meningkatkan pemahaman tenaga kesehatan mengenai patient experience, komunikasi efektif, empati dalam pelayanan, dan penerapan prinsip patient-centered care.Workshop ini berkontribusi dalam meningkatkan kompetensi tenaga kesehatan untuk memberikan pelayanan yang lebih humanis, responsif, dan berorientasi pada kebutuhan pasien. Program serupa perlu dikembangkan secara berkelanjutan guna mendukung peningkatan mutu pelayanan kesehatan di rumah sakit.
Copyrights © 2026