Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Quick Ratio (QR), Long Term Debt to Equity Ratio (LTDER), dan Net Profit Margin (NPM) terhadap harga saham pada perusahaan subsektor farmasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan asosiatif. Populasi penelitian berjumlah 15 perusahaan subsektor farmasi, sedangkan sampel ditentukan menggunakan teknik purposive sampling sehingga diperoleh 3 perusahaan dengan periode pengamatan tahun 2020–2024 dan jumlah data sebanyak 15 observasi. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan perusahaan dan dianalisis menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan SPSS versi 22. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial Quick Ratio berpengaruh signifikan terhadap harga saham, Long Term Debt to Equity Ratio tidak berpengaruh signifikan terhadap harga saham, dan Net Profit Margin berpengaruh terhadap harga saham. Secara simultan, Quick Ratio, Long Term Debt to Equity Ratio, dan Net Profit Margin berpengaruh signifikan terhadap harga saham. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 79,2% menunjukkan bahwa variasi harga saham dapat dijelaskan oleh ketiga variabel independen, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian.
Copyrights © 2026