Penelitian ini mengkaji pengembangan desain kemasan produk Bingke tradisional guna meningkatkan mutu serta daya tarik di mata konsumen, dengan menggunakan pendekatan Quality Function Deployment (QFD) 4 Phase. Metode yang digunakan bersifat kuantitatif melalui teknik purposive sampling yang melibatkan 33 responden. Pengumpulan data dilakukan lewat kuesioner, kemudian diolah menggunakan uji validitas, reliabilitas, serta metode QFD yang mencakup empat tahapan: perencanaan produk, komponen, proses, dan produksi. Hasil pengujian menunjukkan bahwa instrumen penelitian memiliki keandalan sangat tinggi, ditandai dengan nilai Cronbach Alpha 0,961, dan seluruh indikator dinyatakan valid. Berdasarkan Voice of Customer (VOC), konsumen mengutamakan kemasan yang mencerminkan identitas tradisional, mampu melindungi produk, memuat informasi lengkap, kuat saat dibawa, serta aman dan nyaman digunakan. Melalui analisis House of Quality (HOQ), diperoleh prioritas teknis yang meliputi penggunaan warna dan ilustrasi menarik, konsistensi tipografi dan logo, penerapan seal dan plastik dalam, finishing cetak berkualitas tinggi, serta kelengkapan label informasi. Rekomendasi akhir mengarah pada penggunaan box kokoh berbahan food-grade yang dilengkapi elemen visual dan budaya lokal, sehingga mampu meningkatkan nilai estetika, keamanan, dan daya saing produk Bingke tradisional.
Copyrights © 2026