Tanaman kakao (Theobroma cacao L.) merupakan salah satu komoditas unggulan disektor perkebunan yang memeliki nilai ekonomi tinggi di Indonesia. Bibit yang unggul menjadi salah satu upaya dalam meningkatkan produksi tanaman kakao. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kadar air kapasitas lapang terhadap morfofisiologi perakaran dan pertumbuhan beberapa klon bibit kakao. Penelitian ini dilaksanakan di Green House Kebun Buah Naga, Fakultas Pertanian, Universitas Hasanuddin, Kecamatan Tamalanrea, Kota Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan pada kordinat 507’37.48” LS dan 119029’8.94” BT. Penelitian ini berlangsung pada bulan Oktober 2024 - Januari 2025. Penelitian ini menggunakan pola factorial 2 faktor dan Rancangan Acak Kelompok sebagai rancangan lingkungan. Hasil penelitian menunjukkan adanya interaksi yang signifikan antara pertumbuhan klon kakao MCC 02 dengan kadar air 80-100% kapasitas lapang dengan memberikan hasil terbaik pada pengamatan diameter batang (6,91 mm), bobot basah akar (3,67 g), bobot basah tajuk (12,00 g), bobot kering tajuk (4,49 g), dan kelembaban tanah (88.00%). Kakao klon 25 menghasilkan kelembaban tanah tertinggi (86,22%)
Copyrights © 2026