Mesin penepung (hammermill) membutuhkan komponen pemukul yang memiliki ketahanan aus tinggi sekaligus sifat mekanik yang baik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi arus pengelasan Gas Tungsten Arc Welding (GTAW) terhadap kualitas sambungan dissimilar antara baja tahan karat martensitik AISI 440C dan baja karbon ASTM A36 untuk aplikasi hammermill mesin penepung. Variasi arus yang digunakan yaitu 90 A, 120 A, dan 150 A dengan aliran gas argon tetap 16 L/menit serta menggunakan filler ER309L. Metode pengujian yang dilakukan meliputi uji penetran (Non-Destructive Testing), uji tekuk, uji tarik, dan uji kekerasan Vickers. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh spesimen memenuhi standar kelayakan visual dan tidak ditemukan cacat retak pada pengujian penetran maupun uji tekuk. Nilai kekuatan tarik tertinggi diperoleh pada arus 150 A lebih baik dibandingkan variasi arus lainnya. Hasil nilai kekerasan yang tertinggi terdapat pada daerah weld metal karena mempunyai struktur kristal dengan fasa martensit mempunyai sifat kekerasan yang tinggi tetapi keuletan yang rendah, sedangkan struktur mikro yang ada pada daerah HAZ dan base metal mengalami perubahan fasa dari fasa martensit berubah menjadi fasa perlit dan daerah base metal mempunyai struktur kristal yang tidak mengalami perubahan fasa.
Copyrights © 2026