Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis dan keanekaragaman serangga arboreal di Kawasan Kebun Sayur dan Danau Buatan Tanjung Sidorejo Lempake, Samarinda Utara. Pengambilan sampel dilakukan pada bulan Januari–Maret 2024 menggunakan metode transek dengan jaring serangga (aerial net) pada pagi dan sore hari. Data dianalisis menggunakan indeks keanekaragaman Shannon-Wiener (H’), indeks dominasi Simpson (C), indeks kemerataan (E), dan indeks kesamaan Jaccard (Cj). Hasil penelitian menunjukkan bahwa di Kawasan Kebun Sayur ditemukan 8 ordo, 31 famili, dan 68 genus serangga arboreal, sedangkan di Kawasan Danau Buatan Tanjung ditemukan 7 ordo, 29 famili, dan 67 genus. Nilai indeks keanekaragaman (H’) di kebun sayur pada pagi hari sebesar 3,598 dan sore hari 3,240. Di danau buatan, nilai H’ pagi hari 3,577 dan sore hari 3,397. Indeks dominasi di kedua lokasi tergolong rendah (0,037–0,064), menunjukkan tidak ada spesies yang mendominasi. Indeks kemerataan tergolong tinggi (0,873–0,901), menandakan penyebaran individu antarspesies merata. Indeks kesamaan Jaccard antar kedua kawasan hanya 23,704% (rendah), mengindikasikan perbedaan komposisi jenis akibat perbedaan kondisi ekologi dan vegetasi. Kedua kawasan memiliki keanekaragaman serangga arboreal yang tergolong tinggi hingga sedang, dengan dominasi rendah dan kemerataan tinggi. Perbedaan jenis serangga antar lokasi dipengaruhi oleh perbedaan habitat dan ketersediaan pakan.
Copyrights © 2026