Penambangan batubara dengan metode tambang terbuka sering menyebabkan degradasi lingkungan, khususnya pembentukan tanah masam dengan pH rendah dan ketersediaan unsur hara yang terbatas. Kondisi tersebut menjadi kendala utama dalam upaya revegetasi dan rehabilitasi lahan pascatambang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas bioremediasi tanah masam pascatambang batubara melalui teknik biostimulasi menggunakan pupuk NPK dan EM4 (Effective Microorganisms 4). Penelitian dilakukan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan empat perlakuan, yaitu kontrol tanpa perlakuan (P0), penambahan pupuk NPK 100 kg/ha (P1), penambahan EM4 5% (v/v) (P2), serta kombinasi pupuk NPK 100 kg/ha dan EM4 5% (v/v) (P3). Parameter yang diamati meliputi pH tanah serta kandungan N-total. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan biostimulasi memberikan pengaruh nyata terhadap perbaikan sifat kimia tanah setelah 20 hari inkubasi. Perlakuan EM4 tunggal (P2) menghasilkan peningkatan pH tanah tertinggi dari 2,74 menjadi 3,85, sedangkan perlakuan kombinasi NPK dan EM4 (P3) memberikan peningkatan kandungan N-total tertinggi sebesar 0,14%. Hasil ini menunjukkan bahwa teknik biostimulasi menggunakan NPK dan EM4 berpotensi sebagai pendekatan bioteknologi yang ramah lingkungan dalam rehabilitasi tanah masam pascatambang batubara.
Copyrights © 2026