Tingginya angka unscheduled breakdown akibat engine overheat pada Bulldozer Komatsu D375-6R di operasional pertambangan menjadi latar belakang penelitian ini. Berdasarkan prinsip dasar motor diesel, keandalan fungsional engine sebagai penggerak utama sangat bergantung pada integrasi sistem pendingin untuk menjaga suhu kerja ideal (82°C – 93°C). Penelitian ini bertujuan menginvestigasi secara mendalam mata rantai kegagalan sistem pendingin yang berujung pada kerusakan komponen seal water pump Metode yang diterapkan adalah penelusuran kegagalan terstruktur melalui analisis akar masalah (Root Cause Analysis/RCA). Hasil penelitian mengungkapkan kebocoran eksternal coolant pada weep hole dipicu oleh penurunan elastisitas material elastomer seal akibat paparan temperatur ekstrem kronis mencapai 102°C. Kondisi overheat disebabkan oleh penyumbatan partikel debu tambang pada fin radiator yang diperparah rembesan oli akibat kegagalan O-Ring adapter hose oil cooler yang melewati batas umur pakai (hours meter >7.000 jam). Tindakan korektif berupa penggantian O-Ring adapter, pencucian radiator, dan instalasi water pump assembly baru berhasil menurunkan suhu kerja engine secara signifikan sebesar 14°C (dari 102°C menjadi 88°C) pada kondisi beban kerja ekstrem (high-load dozing). Efektivitas solusi ini dibuktikan dengan kembalinya parameter operasional standar dan hilangnya alarm warning pada monitor panel kabin.
Copyrights © 2026