Pertambangan merupakan suatu bidang usaha yang sifatnya selalu menimbulkan perubahan pada alam lingkungan sekitar. Kelancaran aktifitas kegiatan pertambangan batubara menghendaki tidak hanya mutu dan kualitas serta sistem pengambilan material batubara diwilayah konsensi pertambangan batubara saja, tetapi juga sistem pengelolaan lingkungan ang handal dalam menjaga ekosistem didalamna tetap sesuai baku mutu ang dipersaratkan untuk mengembalikan alam seperti sediakala. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui cara mengelolaa air asam tambang, pengukuran PH air asam tambang di inlet dan outlet,serta menganalisis kebutuhan kapur yang digunakan untuk menaikan ph air asam tambang. Pengelolaan air asam tambang di pt bumi merapi energi menggunakan metode aktif yang mana kapur tohor sebagai media penetralan air, pengukuran PH air asam tambang pada inlite dan outlet di KPL 1,2,3, dan 4 dilakukan secara berkala selama satu hari atau setia hari dengan menggunakan PH meter test untuk mengetahui jumlah penggunaan kapur.
Copyrights © 2026