Peningkatan ketergantungan mahasiswa terhadap perangkat elektronik dalam menunjang aktivitas akademik berdampak langsung pada meningkatnya konsumsi energi listrik di lingkungan rumah kos. Kondisi ini diperparah oleh rendahnya pemahaman mahasiswa mengenai efisiensi energi dan prinsip Green Computing. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman, kesadaran, dan komitmen mahasiswa penghuni kos terhadap penerapan Green Computing melalui pendekatan survei dan edukasi. Kegiatan dilaksanakan dengan melibatkan 18 mahasiswa penghuni rumah kos di sekitar kampus sebagai peserta. Metode yang digunakan adalah pre-test dan post-test dengan instrumen kuesioner skala Likert 1–5 yang mengukur tiga aspek: pemahaman konsep, kesadaran perilaku boros energi, dan komitmen penerapan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan yang signifikan pada seluruh aspek setelah pelaksanaan edukasi, dengan rata-rata skor keseluruhan meningkat dari 2,44 menjadi 4,24 atau setara peningkatan sebesar 73,8%. Peningkatan tertinggi terjadi pada aspek pemahaman sebesar 100,0%, diikuti komitmen penerapan sebesar 65,9%, dan kesadaran perilaku boros energi sebesar 59,8%. Kegiatan ini membuktikan bahwa edukasi langsung berbasis komunitas efektif dalam membentuk kesadaran dan mendorong perubahan perilaku penggunaan teknologi yang lebih bertanggung jawab di kalangan mahasiswa penghuni kos.
Copyrights © 2026