Strategi pembelajaran berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) merupakan pendekatan pembelajaran yang mengintegrasikan teknologi digital ke dalam proses belajar mengajar untuk menciptakan pembelajaran yang lebih efektif, interaktif, fleksibel, dan berpusat pada peserta didik. Kajian ini bertujuan untuk menganalisis konsep dan jenis-jenis strategi pembelajaran berbasis TIK, implementasinya dalam proses pembelajaran, khususnya pada Pendidikan Agama Islam, serta berbagai tantangan dan solusi dalam penerapannya guna meningkatkan mutu pendidikan. Penelitian ini menggunakan metode kepustakaan (library research) dengan pendekatan deskriptif-analitis melalui kajian terhadap berbagai literatur ilmiah yang relevan mengenai pembelajaran berbasis TIK. Hasil kajian menunjukkan bahwa strategi pembelajaran berbasis TIK mampu meningkatkan motivasi belajar, partisipasi aktif peserta didik, keterampilan berpikir kritis, kreativitas, kemampuan kolaborasi, serta literasi digital melalui pemanfaatan berbagai media dan platform pembelajaran digital. Implementasi strategi ini dilakukan melalui berbagai pendekatan, antara lain pembelajaran berbantuan komputer, pembelajaran berbasis internet (web-based learning), blended learning, pembelajaran berbasis video dan multimedia, pembelajaran kolaboratif berbasis TIK, serta gamifikasi pembelajaran. Keberhasilan penerapannya didukung oleh perencanaan pembelajaran yang sistematis, pelaksanaan yang mengintegrasikan kompetensi Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK), serta evaluasi autentik berbasis teknologi. Meskipun demikian, implementasi strategi pembelajaran berbasis TIK masih menghadapi berbagai kendala, seperti kesenjangan digital, keterbatasan infrastruktur, rendahnya kompetensi TIK guru, serta berbagai persoalan pedagogis dan etika digital.
Copyrights © 2026