Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pemikiran pendidikan Imam Al-Ghazali serta relevansinya dalam konteks pendidikan modern. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada kecenderungan sistem pendidikan modern yang lebih menitikberatkan pada aspek kognitif dan pencapaian akademik, sehingga mengabaikan pembinaan moral dan spiritual. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan (library research), melalui analisis berbagai sumber literatur yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa konsep pendidikan menurut Al-Ghazali bersifat holistik, mencakup aspek intelektual, moral, dan spiritual secara seimbang. Pendidikan diarahkan untuk membentuk akhlak mulia serta mendekatkan diri kepada Allah (taqarrub ilallah). Tujuan pendidikan meliputi pengembangan aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik dengan orientasi kebahagiaan dunia dan akhirat. Metode pendidikan yang ditawarkan menekankan keteladanan, pembiasaan, bimbingan, serta pendekatan yang berpusat pada peserta didik. Selain itu, peran guru sebagai pembimbing moral dan spiritual sangat penting dalam proses pendidikan. Pemikiran Al-Ghazali dinilai relevan dengan pendidikan modern, khususnya dalam penguatan pendidikan karakter dan integrasi antara ilmu pengetahuan dan nilai-nilai keislaman. Dengan demikian, konsep pendidikan Al-Ghazali dapat dijadikan sebagai landasan dalam mengembangkan sistem pendidikan yang lebih seimbang dan berorientasi pada pembentukan manusia yang berilmu dan berakhlak mulia.
Copyrights © 2026