Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran pemasaran melalui media sosial dalam meningkatkan daya tarik Jurusan Pendidikan Teknologi Informasi Universitas Islam Makassar bagi calon mahasiswa baru. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 100 calon mahasiswa yang berminat melanjutkan studi di jurusan tersebut. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner daring yang disebarkan melalui Instagram, Facebook, dan WhatsApp. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 78% responden mengetahui jurusan tersebut melalui media sosial, menegaskan peran dominan media sosial sebagai sumber informasi pendidikan tinggi bagi calon mahasiswa. Instagram menjadi platform utama (65% responden), diikuti oleh TikTok (20%) dan Facebook (15%). Sebanyak 85% responden menilai konten pemasaran media sosial jurusan menarik dan informatif, dan 70% responden mengaku lebih tertarik memilih jurusan setelah rutin melihat konten tersebut. Namun, 15% responden merasa informasi yang diperoleh dari media sosial belum cukup untuk menentukan pilihan, sehingga diperlukan tambahan informasi akademik dan prospek karier yang lebih mendalam. Kesimpulannya, pemasaran media sosial berperan signifikan dalam meningkatkan ketertarikan calon mahasiswa terhadap jurusan tersebut, terutama melalui platform yang populer di kalangan generasi muda, sehingga promosi pendidikan tinggi pun bergeser ke ranah digital. Untuk memaksimalkan konversi ketertarikan menjadi keputusan pendaftaran, strategi pemasaran media sosial perlu dilengkapi dengan penyediaan informasi akademik dan prospek karier yang komprehensif.
Copyrights © 2026