Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan ladder drill terhadap kelincahan footwork atlet bulutangkis. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan desain one group pre-test dan post-test design. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 20 atlet bulutangkis aktif dari PB Matsaneda Sidoarjo yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian menggunakan tes kelincahan footwork enam arah yang dilakukan sebelum (pre-test) dan sesudah (post-test) pemberian perlakuan. Program latihan ladder drill dilaksanakan selama 16 kali pertemuan dengan frekuensi tiga kali dalam seminggu menggunakan enam variasi gerakan, yaitu in and out, two in two out, lateral shuffle, icky shuffle, backward icky shuffle, dan crossover. Teknik analisis data menggunakan statistik deskriptif, uji normalitas Shapiro-Wilk, dan uji paired sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata waktu tempuh pre-test sebesar 20,65 detik, sedangkan post-test sebesar 17,82 detik, sehingga terjadi peningkatan kelincahan sebesar 13,70%. Hasil uji paired sample t-test menunjukkan nilai t hitung sebesar 11,370 dengan p = 0,001 (p < 0,05), yang berarti terdapat perbedaan signifikan antara hasil pre-test dan post-test. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa latihan ladder drill berpengaruh signifikan terhadap peningkatan kelincahan footwork atlet bulutangkis. Latihan ladder drill dapat digunakan sebagai metode latihan yang efektif untuk meningkatkan kelincahan footwork dalam permainan bulutangkis.
Copyrights © 2026