Kawasan industri batubara di Kabupaten Muaro Jambi berpotensi menimbulkan pencemaran udara yang berdampak terhadap kesehatan respirasi masyarakat sekitar. Rendahnya pengetahuan masyarakat tentang bahaya polusi udara dan minimnya akses skrining kesehatan paru menjadi tantangan dalam pencegahan penyakit respirasi. Tujuan kegiatan ini Adalah untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang kesehatan paru dan melakukan deteksi dini gangguan pernapasan pada masyarakat yang terpapar emisi industri. Metode Pengabdian masyarakat menggunakan pendekatan Plan-Do-Check-Act (PDCA) dilaksanakan di wilayah kerja Puskesmas Tempino pada Oktober-Desember 2025. Kegiatan meliputi edukasi kesehatan respirasi melalui penyuluhan dan pembagian leaflet, serta skrining kesehatan paru menggunakan spirometri, oksimetri, dan pemeriksaan fisik. Hasil: Kegiatan diikuti oleh masyarakat dengan partisipasi tinggi. Hasil skrining menunjukkan beberapa peserta mengalami penurunan fungsi paru dan gejala respirasi ringan. Evaluasi pengetahuan melalui sesi tanya jawab menunjukkan masyarakat mengetahui tentang bahaya polusi udara dan pencegahan penyakit respirasi serta peningkatan skor pengetahuan sebelum dan sesudah edukasi. Program edukasi dan skrining kesehatan paru efektif memperluas pengetahuan masyarakat dan mendeteksi dini gangguan pernapasan di kawasan industri batubara. Hasil evaluasi kuesioner menunjukkan adanya peningkatan skorb pengetahuan dan sebelum edukasi
Copyrights © 2026