Pembangunan fasilitas pendukung pendidikan seperti kantin di sekolah membutuhkan proses konstruksi yang terencana dan mengikuti standar teknis untuk memenuhi aspek fungsi, kenyamanan, dan keselamatan bagi penggunanya. Praktik Kerja ini dilaksanakan pada proyek pembangunan Kantin SLBN 3 di Kota Bengkulu dengan tujuan untuk menganalisis pelaksanaan konstruksi serta menilai kesesuaian pekerjaan yang dilakukan di lapangan dengan gambar yang telah direncanakan. Metodologi yang diterapkan mencakup observasi langsung di lokasi proyek, dokumentasi dari setiap tahap pekerjaan konstruksi, pencatatan tentang penggunaan material, serta analisis keselarasan antara pelaksanaan dan dokumen perencanaan. Hasil dari Praktik Kerja menunjukkan bahwa pelaksanaan konstruksi secara keseluruhan telah sesuai dengan gambar kerja, baik dari tata ruang, ukuran struktur, maupun urutan pekerjaan arsitektural dan finishing. Hambatan yang dihadapi selama pelaksanaan antara lain kondisi cuaca dan keterbatasan area kerja karena proyek berlangsung di lingkungan sekolah yang aktif. Hambatan tersebut diatasi dengan cara menjadwalkan ulang pekerjaan serta mengatur zona kerja agar aman dan terkendali. Selain itu, implementasi keselamatan dan kesehatan kerja telah dijalankan dengan baik untuk mengurangi risiko di lingkungan pendidikan. Berdasarkan hasil analisis, disimpulkan bahwa proses pelaksanaan konstruksi pada proyek pembangunan kantin SLBN 3 Kota Bengkulu berlangsung dengan baik dan sesuai dengan prinsip pelaksanaan konstruksi bangunan fasilitas pendidikan. Diharapkan, hasil Praktik Kerja ini dapat memberikan manfaat akademik bagi mahasiswa arsitektur dalam memahami penerapan teori konstruksi dalam kondisi lapangan secara nyata.
Copyrights © 2026