Budaya keselamatan pasien merupakan indikator penting mutu pelayanan keperawatan dan dipengaruhi oleh komunikasi interpersonal, kerja sama tim, persepsi perawat, serta regulasi tim keperawatan. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis hubungan keempat variabel tersebut dengan budaya keselamatan pasien di RS Murni Teguh Ciledug Tangerang. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross sectional dan dianalisis dengan regresi linier sederhana dan berganda. Populasi sebanyak 180 perawat dengan masa kerja ≥1 tahun. Sampel sebanyak 123 responden, ditentukan dengan rumus Isaac & Michael. Teknik Sampling adalah stratified random sampling proporsional. Hasil penelitian ini Sebagian besar responden menilai komunikasi interpersonal, kerja sama tim, dan persepsi perawat dalam kategori sedang, sedangkan budaya keselamatan pasien dalam kategori baik (60,2%). Regresi sederhana menunjukkan komunikasi interpersonal, kerja sama tim, dan persepsi perawat berhubungan positif signifikan (p
Copyrights © 2026