Penelitian dilaksanakan di kebun ITSI Medan. Waktu penelitian dilaksanakan bulan Januari - Agustus 2020. Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial dengan 2 perlakuan. Jumlah polibag per perlakuan adalah 4. Pengujian parameter disusun pada daftar sidik ragam dan dilakukan uji Duncan Multiple Range Test (DMRT) dengan taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian kompos kulit buah kakao menunjukkan pengaruh yang nyata pada parameter tinggi tanaman pada 12 dan 16 MSA dengan hasil terbaik terdapat pada perlakuan K3 (600 g) dengan peningkatan tinggi tanaman masing-masing 45,74 cm dan 56,65 cm. Pemberian kompos kulit pisang kepok menunjukkan pengaruh yang tidak nyata terhadap pertumbuhan vegetatif bibit kelapa sawit pada semua parameter pengamatan. Interaksi antara perlakuan kompos kulit buah kakao dan kompos kulit pisang kepok menunjukkan pengaruh yang tidak nyata terhadap pertumbuhan vegetatif tanaman kelapa sawit pada semua parameter pengamatan.
Copyrights © 2026