Penelitian ini mengkaji keterbatasan media pembelajaran pada materi ekosistem di SMA Negeri 1 Sunggal dalam konteks pembelajaran biologi yang menuntut pemahaman konsep yang kompleks dan dinamis. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis bentuk keterbatasan media pembelajaran serta faktor-faktor yang memengaruhinya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara terhadap guru biologi sebagai informan utama. Data dianalisis secara deskriptif melalui proses reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media pembelajaran masih didominasi oleh media konvensional, dengan pemanfaatan teknologi yang rendah dan tidak konsisten. Penyajian materi cenderung bersifat verbal dan berpusat pada guru, sehingga kurang mampu merepresentasikan konsep ekosistem yang dinamis. Keterbatasan tersebut dipengaruhi oleh faktor fasilitas, waktu, dan kompetensi guru dalam penggunaan media pembelajaran. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam mengidentifikasi kesenjangan antara tuntutan pembelajaran modern dan praktik di lapangan, serta menjadi dasar dalam pengembangan strategi pembelajaran yang lebih inovatif dan kontekstual
Copyrights © 2026