Best Journal (Biology Education, Sains and Technology)
Vol 9, No 2 (2026): September 2026

UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK ETANOL DAUN SIRIH (Piper betle L.) TERHADAP PERTUMBUHAN BAKTERI Staphylacoccus aureus

Nuranti Rumela ((1)(2)(3)(4)(5)Program Studi Farmasi, Fakultas Farmasi dan Ilmu Kesehatan, Universitas Sari Mutiara Indonesia)
Jon Kenedy Marpaung ((1)(2)(3)(4)(5)Program Studi Farmasi, Fakultas Farmasi dan Ilmu Kesehatan, Universitas Sari Mutiara Indonesia)
Suharyanisa Suharyanisa ((1)(2)(3)(4)(5)Program Studi Farmasi, Fakultas Farmasi dan Ilmu Kesehatan, Universitas Sari Mutiara Indonesia)
Widya Fitri ((1)(2)(3)(4)(5)Program Studi Farmasi, Fakultas Farmasi dan Ilmu Kesehatan, Universitas Sari Mutiara Indonesia)
Indah Fajarwati ((1)(2)(3)(4)(5)Program Studi Farmasi, Fakultas Farmasi dan Ilmu Kesehatan, Universitas Sari Mutiara Indonesia)



Article Info

Publish Date
16 Jul 2026

Abstract

Daun sirih mempunyai khasiat sebagai obat batuk, obat bisul, obat sakit mata, obat sariawan, dan obat hidung berdarah. Khasiat dari daun sirih ini selain sebagai styptic (penahan darah) dan vulnerary (obat luka pada kulit) juga berdaya antioksida, antiseptik, fungisida dan bahkan sebagai bakterisidal. Daun sirih mengandung minyak atsiri yang bersifat menghambat pertumbuhan mikroba. Minyak atsiri dan ekstrak daun sirih mempunyai aktivitas terhadap beberapa bakteri Gram positif dan Gram negatif. Gejala infeksi yang ditimbulkan oleh bakteri Staphylococcus aureus berupa abses, peradangan infeksi, jerawat, serta bisul atau nanah. Tujuan dilaksanakannya penelitian ini adalah untuk mengetahui efek antibakteri ekstrak etanol daun sirih terhadap pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode eksperimental. Pengujian aktivitas antibakteri dilakukan dengan metode difusi menggunakan kertas cakram. Pembuatan ekstra dilakukan dengan menggunakan maserasi. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah daun sirih (Piper betle L). Konsentrasi ekstrak yang digunakan dalam penelitian ini adalah 10%, 20%, 30% dan 40% dengan tiga kali pengulangan. Hasil pemeriksaan kadar air (7,16%), kadar abu total (12,65%), kadar sari yang telah larut dalam air (17,44%). Uji aktivitas antibakteri menunjukkan bahwa ekstrak etanol daun sirih secara signifikan dapat menghambat pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus ATCC 25923 pada setiap konsentrasi, dengan diameter zona hambat 10% (7,33 mm), 20% (9,36 mm), 30% (10,53 mm) dan 40% (12,03 mm), termasuk kategori lemah sampai kuat. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa ekstrak etanol daun sirih memiliki efek antibakteri terhadap Staphylococcus aureus ATCC 2592. Semakin tinggi konsentrasi yang digunakan, zona hambat yang akan dihasilkan akan semakin besar

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

best

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry Biochemistry, Genetics & Molecular Biology Education Immunology & microbiology Public Health

Description

Jurnal BEST (Journal of Biology Education, Science & Technology) memuat tentang artikel hasil penelitian dan Kajian Konseptual Bidang Pendidikan, Sains Biologi, Pendidikan Biologi, dan Teknologi Pendidikan ataupun Teknologi Sains di bidang Biologi. Terbit 2 kali setahun pada bulan Januari s/d Juni ...