Kehamilan merupakan proses fisiologis yang disertai berbagai perubahan fisik, fisiologis, dan psikologis. Salah satu perubahan fisiologis pada trimester pertama adalah peningkatan hormon Human Chorionic Gonadotropin (hCG) yang dapat menyebabkan mual dan muntah. Penelitian inibertujuan untuk melihat Pengaruh Aromaterapi Kulit Jeruk Terhadap Intensitas Mual Muntah Pada Ibu Hamil Di Puskesmas Sei Semayang. Aromaterapi bekerja melalui stimulasi sistem penciuman yang memengaruhi sistem limbik di otak sehingga dapat memberikan efek relaksasi, menurunkan kecemasan, dan membantu mengurangi sensasi mual. Berbagai jenis minyak atsiri, seperti jahe, lemon, dan jeruk, telah digunakan sebagai terapi komplementer untuk mengurangi keluhan mual pada ibu hamil.Kulit jeruk mengandung minyak atsiri, terutama limonene, yang memiliki aroma segar dan memberikan efek menenangkan pada sistem saraf. Setelah dilakukan penelitian dengan Judul Pengaruh Aromaterapi Kulit Jeruk Terhadap Intensitas Mual Muntah pada Ibu Hamil di Puskesmas Sei Semayang maka disimpulkan ada Hasil uji Paired t-test menunjukkan nilai p = 0,000 (p < 0,05), yang menunjukkan bahwa aromaterapi kulit jeruk berpengaruh signifikan dalam menurunkan intensitas mual dan muntah pada ibu hamil trimester pertama. Efektivitas aromaterapi kulit jeruk diduga berkaitan dengan kandungan minyak atsiri, terutama limonene, yang memberikan efek relaksasi, menenangkan sistem saraf, dan mengurangi sensasi mual melalui stimulasi sistem penciuman
Copyrights © 2026