Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan produk Buku Saku IPA berbasis etnosains pada materi zat aditif dan zat adiktif yang layak diterapkan dalam proses pembelajaran IPA di sekolah. Jenis penelitian ini merupakan penelitian pengembangan atau Research and Development (R&D) menggunakan model ADDIE. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII-1 SMP Negeri 3 Labuhan Deli Satu Atap. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari angket validasi ahli materi, ahli media, angket penilaian respon guru, angket respon peserta didik dan instrumen tes untuk mengetahui hasil belajar peserta didik terhadap buku saku IPA berbasis etnosains. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah persentase. Dari hasil analisis data diperoleh validasi ahli materi sebesar 94% dengan kategori “Sangat Layak”, ahli media 96% dengan kategori “Sangat Layak”. Penilaian Respon guru IPA sebesar 96,5% dengan kategori “Sangat Layak”. Respon peserta didik setelah menggunakan buku saku sebesar 99% termasuk kategori “Baik”. Sedangkan pada hasil tes peserta didik melakukan pretes dan postest sehingga didapatkan nilai N-Gain sebesar 0,73 termasuk kategori tinggi dan efektif. Efektivitas Buku Saku IPA berbasis etnosains budaya Banjar efektif (73%) dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik. Hal ini karena buku saku IPA yang dikembangkan membantu peserta didik dalam meningkatkan hasil belajar ranah kognitif. Dan dapat disimpulkan Buku Saku IPA berbasis learning cycle pada materi sistem ekskresi manusia dinyatakan layak digunakan dan efektif dalam proses pembelajaran
Copyrights © 2026