Inflamasi ialah respon alami tumbuh terhadap kerusakan jaringan yang ditandai dengan pelepasan mediator kimia. Tujuan penelitian ini dilakukan untuk mengetahui efektivitas antiinflamasi pada ekstrak daun gelinggang (Cassia alata L.) dan untuk mengetahui dosis yang paling efektif pada hewan uji mencit. Daun gelinggang diekstrak dengan cara maserasi menggunakan etanol 96%. Hewan uji dibagi menjadi 5 kelompok yaitu kontrol normal (aquadest), kontrol negatif (Na-CMC), kontrol positif (natrium diklofenak), ekstrak daun gelinggang 35 mg/kg BB dan ekstrak daun gelinggang 70 mg/kgBB. Setiap mencit kelompok 1 hingga 5 dibengkakan dengan cara diberikan albumin secara intraplantar, kemudian dilakukan pengukuran kaki mencit menggunakan pletismometer selama 3 jam setiap 30 menit. Dosis 70 mg/kgBB menunjukkan efektivitas yang paling baik dan penurunan pembengkakan yang paling konsisten dibandingkan dosis 35 mg/kgBB tanpa menimbulkan efek toksisitas. Berdasarkan hasil penelitian membuktikan bahwa ekstrak etanol daun gelinggang (Cassia alata L.) efektif sebagai antiinflamasi terhadap hewan uji mencit (Mus musculus)
Copyrights © 2026