Abstrak. Peningkatan populasi di Indonesia disertai dengan meningkatnya kesadaran akan kebutuhan gizi telah menyebabkan meningkatnya permintaan akan sayuran, berbagai jenis sawi yang saat ini banyak dikonsumsi masyarakat meliputi sawi hijau, sawi putih, sawi Jepang, dan sawi pakcoy. Untuk meningkatkan ketersediaan nutrisi dalam tanah, dalam mendukung pertumbuhan sawi, perlu diberikan pupuk organik dalam bentuk padat atau cair. POC yang dapat digunakan untuk meningkatkan kesuburan tanah adalah biourin sapi, POC limbah sayuran, POC limbah buah, dan PGPR. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian biochar sekam padi dan pupuk organik cair terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman pakcoy (Brassica rapa L.). Penelitian ini dilakukan menggunakan rancangan acak kelompok non-faktorial dengan 6 perlakuan dan 4 ulangan sebagai berikut: A = Biochar (5 ton/ha = 0,5 kg/petak); B = Biochar (0,5 kg/petak) + Biourin Sapi 5 ml/L air (0,5%); C = Biochar (0,5 kg/petak) + limbah sayuran POC 5 ml/L air (0,5%); D = Biochar (0,5 kg/petak) + limbah buah POC 5 ml/L air (0,5%); E = Biochar (0,5 kg/petak) + akar bambu PGPR 5 ml/L air (0,5%); F = Biochar (0,5 kg/petak) + Jamu Bumi 5 ml/L air (0,5%). Perlakuan biochar (0,5 kg/petak) + biourin sapi 5 ml/L air menunjukkan tinggi tanaman 22,41 cm; jumlah daun 15,88 helai; luas daun 128,70 cm2; berat basah per tanaman sampel 195,06 g; berat basah tanaman per petak 2,88 kg.
Copyrights © 2026