Integrasi pesat platform berbasis seluler telah mengubah cara keterampilan berbicara bahasa Inggris diajarkan dan dipraktikkan di kelas EFL Indonesia. Studi ini berfokus pada siswa kelas sebelas SMA Swasta Bintang Langkat pada tahun ajaran 2024/2025. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, studi ini melibatkan 39 siswa dari kelas XI-IPA dan XI-IPS. Tujuannya adalah untuk menganalisis pendapat siswa mengenai dampak teknik bertanya terhadap keterampilan berbicara bahasa Inggris mereka. Temuan menunjukkan bahwa masalah utama yang dihadapi siswa berasal dari kosakata dan tata bahasa. Siswa sering kesulitan memilih kata yang tepat dan membuat kesalahan ejaan. Kesulitan siswa dengan aspek tata bahasa berasal dari penggunaan kata kerja bantu dalam kalimat. Setelah perlakuan, skor berbicara siswa meningkat. Berdasarkan data, 79% siswa IPA lulus KKM, begitu pula 85% siswa IPS yang lulus KKM. Sebagian besar siswa menyatakan mereka senang dan antusias belajar berbicara dengan menggunakan catatan suara WhatsApp. Mereka dapat mengekspresikan kemampuan berbicara mereka tanpa ragu-ragu atau malu. Mereka merasa catatan suara WhatsApp mudah digunakan; Ini adalah platform teknologi modern yang fungsional untuk belajar
Copyrights © 2026