Best Journal (Biology Education, Sains and Technology)
Vol 9, No 1 (2026): Juni 2026

Analisis Kualitas Lingkungan Dan Strategi Pengelolaan Mangrove Pantai Sejarah Desa Perupuk Kabupaten Batu Bara

Adi Iman Rananda (1 Natural Resources and Environment Management Study Program, Postgraduate school, Universitas Sumatera Utara, Medan, 20155, Indonesia 2Lecturer, Postgraduate school, Universitas Sumatera Utara, Medan, 20155, Indonesia 3Lecturer, Postgraduate school,)
T Alief Aththorick (1 Natural Resources and Environment Management Study Program, Postgraduate school, Universitas Sumatera Utara, Medan, 20155, Indonesia 2Lecturer, Postgraduate school, Universitas Sumatera Utara, Medan, 20155, Indonesia 3Lecturer, Postgraduate school,)
Zulkifli Lubis (1 Natural Resources and Environment Management Study Program, Postgraduate school, Universitas Sumatera Utara, Medan, 20155, Indonesia 2Lecturer, Postgraduate school, Universitas Sumatera Utara, Medan, 20155, Indonesia 3Lecturer, Postgraduate school,)



Article Info

Publish Date
17 Jun 2026

Abstract

Kawasan Mangrove Pantai Sejarah Merupakan Hutan Kemasyarakatan (HKm) dengan luas 456 Ha, dimana 383 Ha Hutan Lindung (HL) dan 73 Ha Hutan Produksi Terbatas (HPT). Kurangnya informasi dan edukasi tentang fungsi hutan mangrove masih sangat minim, sehingga perlu adanya upaya kolaborasi antara pengelola, masyarakat dan pemerintah sebagai basis untuk pengambil kebijakan dan menunjang keberhasilan pengelolaan mangrove di kawasan mangrove pantai sejarah. Tujuan Penelitian ini adalah untuk menganalisis kualitas lingkungan dan merumuskan strategi pengelolaan. Manfaat penelitian yaitu sebagai bahan informasi bagi para praktisi dalam mengelola ekosistem mangrove di Pantai Sejarah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei, dimana kawasan hutan mangrove Pantai Sejarah sebagai lokasi penelitian.Strategi pengelolaan menggunakan analis SWOT. Hasil Kualitas Lingkungan Menunjukkan bahwa tingkat kerapatan sangat baik >1.500 p/ha, sementara kualitas perairan masih diambang baku mutu. Adapun faktor-faktor yang telah di analisis dapat dirumuskan beberapa strategi yaitu, Pemerintah daerah dan kelompok tani Cinta Mangrove kedepannya perlu memperbaiki kondisi kerapatan hutan mangrove di stasiun II yang terdegradasi dengan menggandeng pihak LSM, industri, akademisi dan masyarakat. Menegaskan aturan dan sanksi yang sudah ditetapkan dalam regulasi-regulasi pengelolaan ekosistem mangrove serta meningkatkan program ekowisata mangrove.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

best

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry Biochemistry, Genetics & Molecular Biology Education Immunology & microbiology Public Health

Description

Jurnal BEST (Journal of Biology Education, Science & Technology) memuat tentang artikel hasil penelitian dan Kajian Konseptual Bidang Pendidikan, Sains Biologi, Pendidikan Biologi, dan Teknologi Pendidikan ataupun Teknologi Sains di bidang Biologi. Terbit 2 kali setahun pada bulan Januari s/d Juni ...