Anemia masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang signifikan, khususnya pada kelompok usia produktif dan pasien dengan penyakit kronik. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan kejadian anemia berdasarkan hasil wawancara dengan tenaga media di fasilitasi pelayanan kesehatan kota medan serta mengidentifikasi faktor resiko dan upaya pencegahannya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui wawancara mendalam dengan dokter praktik. Hasil penelitian menunjukan bahwa precvalensi anemia pada pasien berkisar antara 50-70% dengan kelompok dewasa lebih dominan dibandingkan anak-anak. Anemia lebih banyak ditemukan pada perempuan usia 30-50 tahun. Faktor utama yang berkontribusi meluputi rendahnya asupan zat besi dan nutrisi, tingginya aktivitas produktif, kurangnya istirahat serta ketidak patuhan konsumsi suplemen. Sebagai besar kasus berada pada kategori anemia ringan berdasarkan kadar hemoglobin. Upaya penanganan dilakukan melalui edukasi kesehatan, pemberian suplemen zat besi, serta penyesuaian dosis sesuai kondisi klinis pasien. Dapat disimpulkan bahwa anemia di Kota Medan masih menjadi permasalahan kesehatan yang memerlukan penguatan strategi promatif dan preventif melalui edukasi berkelanjutan, peningkatan kesadaran gizi, serta deteksi dini pada kelompok berisiko
Copyrights © 2026