Diare merupakan salah satu penyakit endemik di Indonesia yang masih menjadi masalah kesehatan masyarakat dan berpotensi menyebabkan Kejadian Luar Biasa (KLB). Salah satu bakteri penyebab diare adalah Salmonella typhi. Daun pepaya (Carica papaya L.) diketahui mengandung berbagai senyawa metabolit sekunder, seperti tanin, alkaloid, flavonoid, dan papain yang berpotensi sebagai antibakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antibakteri ekstrak etanol daun pepaya terhadap Salmonella typhi. Ekstrak diperoleh dengan metode maserasi, sedangkan pengujian aktivitas antibakteri dilakukan menggunakan metode difusi cakram. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etanol daun pepaya pada konsentrasi 25%, 50%, dan 75% menghasilkan diameter zona hambat berturut-turut sebesar 5,71 mm, 9,25 mm, dan 13,61 mm. Hasil tersebut menunjukkan bahwa ekstrak etanol daun pepaya memiliki aktivitas antibakteri terhadap Salmonella typhi, dengan daya hambat yang meningkat seiring peningkatan konsentrasi ekstrak.
Copyrights © 2026