Perkembangan teknologi sistem mikrokontroler memungkinkan perancangan perangkat pendeteksi kebakaran yang lebih efektif dan terjangkau untuk meningkatkan keselamatan bangunan. Kebakaran sering terjadi akibat keterlambatan dalam mendeteksi adanya asap atau peningkatan suhu secara dini. Oleh karena itu, diperlukan sistem yang mampu memberikan peringatan awal secara otomatis sebelum kebakaran berkembang lebih besar. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan sistem sensor pendeteksi kebakaran pada bangunan menggunakan Arduino Uno sebagai pengendali utama. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian terapan dengan pendekatan eksperimental melalui tahapan perancangan sistem, perakitan perangkat keras, pemrograman, serta pengujian sistem. Sistem dibangun menggunakan sensor MQ-2 sebagai pendeteksi asap/gas dan sensor DHT22 sebagai pendeteksi suhu, dengan LED merah dan buzzer sebagai indikator peringatan. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem mampu mendeteksi peningkatan konsentrasi asap dan kenaikan suhu yang melebihi batas ambang yang telah ditentukan. Ketika kondisi tersebut terdeteksi, sistem secara otomatis mengaktifkan indikator peringatan sebagai tanda bahaya. Berdasarkan hasil penelitian, sistem yang dikembangkan dapat berfungsi dengan baik dan berpotensi diterapkan sebagai sistem peringatan dini kebakaran untuk meningkatkan keselamatan bangunan.
Copyrights © 2026